PT. Jasa Raharja menjamin pemberian santunan kepada korban Kapal Motor Santika Nusantara. Santunan akan diberikan kepada semua korban, baik tewas maupun yang luka-luka.
“Seluruh penumpang korban kapal terbakar diberi santunan, baik yang meninggal dunia maupun mengalami luka-luka,” ujar Kepala Cabang Jasa Raharja Jawa Timur, Suhadi di Surabaya, Sabtu (24/8/2019).
Adapun santunan korban meninggal dunia untuk masing-masing ahli waris sebesar Rp50 juta. Sedangkan untuk luka-luka, Jasa Raharja telah menerbitkan surat jaminan biaya perawatan kepada rumah sakit tempat korban dirawat maksimal Rp20 juta.
Selain itu, Jasa Raharja juga menyediakan manfaat tambahan biaya PPPK maksimal sebesar Rp1 juta dan ambulans dari tempat kejadian perkara ke rumah sakit sebesar maksimal Rp500 ribu.
“Tindakan yang dilakukan petugas Jasa Raharja setelah kejadian telah koordinasi dengan pihak Syahbandar dan rumah sakit atau puskemas untuk menjamin korban luka-luka,” ucapnya.
Sebelumnya, KM Santika Nusantara terbakar di perairan Masalembu Kamis (22/8), sekitar pukul 20.45 WIB, saat sedang berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Kapal penumpang jenis roll on-roll off (roro) itu, selain membawa ratusan penumpang, yang jumlahnya sampai sekarang masih belum terkonfirmasi secara pasti, juga memuat 84 unit kendaraan berbagai jenis.
Juru bicara Basarnas Surabaya, Tholeb Valatehan mengatakan, pihaknya telah mengevakuasi 143 penumpang.
“Jumlah pasti penumpang KM Santika Nusantara masih simpang siur,” katanya.